You are hereKliping Berita Bencana MPBI Tanggal 02 Februari 2010

Kliping Berita Bencana MPBI Tanggal 02 Februari 2010


By djuni - Posted on 01 February 2010

Kliping Berita Bencana MPBI
Tanggal 02 Februari 2010

Daftar Isi:

 


TAGANA Diskusi Publik, Rumuskan Pola Penanggulangan Bencana
By redaksi at 26 January, 2010, 7:07 am
Sumbawa Besar, Gaung NTB

Penanganan bencana alam maupun bencana social yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa, kerap dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri, tanpa adanya koordinasi antara satu dengan lainnya. Kondisi ini menyebabkan penanganan bencana menjadi tidak maksimal bahkan justru menimbulkan persoalan.

Untuk menyatukan kesepahaman bersama dan merumuskan pola strategis penanggulangan bencana, Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Sumbawa berinisiatif menggelar diskusi publik dan simulasi penanggulangan bencana. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, 23—24 Januari 2010 di Aula Kantor Lurah Brang Biji ini, dihadiri sedikitnya 200 peserta yang berasal dari dinas/instansi, Lurah, ketua RT, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, LSM, akademisi, dan warga yang tinggal di pesisir pantai dan daerah aliran sungai (DAS).

Kerugian bencana alam di Boyolali capai Rp 223 Juta
By indah septiyaning on 25 Januari 2010

Boyolali (Espos)--Total kerugian materiil akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Kemusu dan Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Sabtu (23/1), mencapai Rp 222.845.000.

Kopassus Operasikan Mobil Bencana Alam
Rabu, 20 Januari 2010 - 20:29 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Sesuai dengan undang-undang No.34 tahun 2004 yaitu TNI melakukan operasi militer selain perang (OMSP), Wadanjen Kopassus, Brigjen TNI Winu Bawatenaya, mengoperasikan multipurpose vehicle (car rescue satgassus) hasil kerjasama satuan Kopassus dengan Teknisi dari Bandung.

Mobil rescue satgassus ini mempunyai banyak fungsi antara lain melakukan recovery bencana alam secara cepat.Mobil ini baru pertama kali dibuat di lingkungan TNI serta mempunyai keunggulan bisa digunakan di segala medan dan peralatan untuk menanggulangi bencana seperti generator set,oxygen bottle, alumunium, impact drill,jigsaw,rubber boat dll.

DKI Hibahkan Alat Tanggulangi Banjir ke Kopassus
Rabu, 20 Januari 2010 - 20:40 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kembali menggandeng Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat untuk bersama-sama menanggulangi kemungkinan-kemungkinan yang timbul akibat banjir di Jakarta.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat korban banjir di tenda-tenda penampungan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan peralatan lengkap penangggulangan banjir, yang diserahkan kepada Kopassus TNI AD yang selalu berada di garis depan dalam membantu warga.

Panglima TNI Serahkan Seribu Rumah Korban Bencana
Senin, 1 Februari 2010 - 21:13 WIB

KUPANG (Pos Kota) – TNI telah selesai membangun 1.000 unit rumah tumbuh tipe 30 (5 x 6M2) bagi Korban Bencana Sosial (KBS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang pelaksanaannya dilakukan melalui Bakti TNI selama 90 hari mulai Oktober sampai dengan Desember 2009.

Program ini merupakan kerja sama antara Departemen Sosial (Depsos) dengan Mabes TNI yang melibatkan 310 prajurit TNI dan 75 orang masyarakat. Pembangunan rumah ini dikerjakan oleh Korem 161/Wirasakti Kodam IX/Udayana, Pemerintah Daerah dan bersama masyarakat setempat yang didukung oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Tokoh Pemuda.

Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Longsor
Senin, 1 Pebruari 2010 23:15 WIB

Sukabumi (ANTARA News) - Sedikit-dikitnya 53 rumah rusak akibat terkena longsoran tanah di Desa Sampora dan Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Sabtu (30/1) lalu.

Informasi yang diperoleh ANTARA News, Senin, menyebutkan, hujan yang terjadi sejak beberapa hari menyebabkan tanah yang berada di atas tebing tergerus oleh air hujan, sehingga longsor pun terjadi.

Akibatnya, sebanyak 41 rumah di Desa Sampora dan 12 rumah di Desa Cikidang rusak, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Banjir di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat
Senin, 01 Februari 2010 14:34

Sejak tanggal 27 Januari 2010 terjadi banjir di 4 desa (Desa Linggar, Desa Sukamulya, Desa Jelegong, dan Desa Bojongloa) di Kec. Rancaekek, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Tidak ada korban meninggal dunia, luka-luka maupun pengungsian. Pasien yang dirawat jalan di Pos Kesehatan sebanyak 399 orang.  Persentase penyakit potensial KLB  yaitu sebagai berikut : Dermatitis (28,07%), ISPA (14,29%), Diare (5,26%) dan Conjungtivitis (3,01%).
Jajaran kesehatan setempat telah mengevakuasi korban, memberikan pelayanan kesehatan, dan melakukan pemantauan di lokasi bencana.

Tuesday, February 2, 2010 10:41 AM
Floods claim two lives in Pasuruan
The Jakarta Post ,  Jakarta   |  Sat, 01/09/2010 10:05 PM  |  National

At least two people were killed as floods hit the East Java town of Pasuruan on Saturday.

Local media reported the two people were swept away by the raging river that flows through Pandaan district, one of the three areas hit hardest by the disaster. The dead victims have remained unidentified as of Saturday evening.

RTRW Bengkulu Berbasis Mitigasi
Sabtu, 30 Januari 2010 | 02:34 WIB

Bengkulu, Kompas - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Program Pembangunan PBB atau UNDP dan lembaga nonpemerintah dari Swiss, Swisscontact, membahas rencana tata ruang wilayah berbasis mitigasi bencana. Ini merupakan amanah dalam Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang RTRW.

”Dalam undang-undang itu disebutkan, RTRW harus berbasis bencana untuk pengurangan risiko bencana alam. Pembahasan dilakukan di tingkat kabupaten/ kota,” kata Sekretaris Bappeda Provinsi Bengkulu, Colendry, di Bengkulu, Jumat (29/1).

Pengesahan RTRW Sumsel Molor
Sabtu, 30 Januari 2010 | 02:31 WIB

PALEMBANG, KOMPAS - Pengesahan rencana tata ruang wilayah Provinsi Sumatera Selatan molor hingga akhir 2010. Kurangnya koordinasi internal antardinas, aspirasi masyarakat, dan lemahnya basis data spasial ditengarai menjadi penyebab.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Penataan Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Selatan Regina Ariyanti mengakui hal itu pada diskusi publik ”Mewujudkan Rencana Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan yang Berbasiskan Keselamatan Rakyat dan Lingkungan” Jumat (29/1) di Wisma Maharani, Kota Palembang.

Fasilitator Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Mulai Bekerja
Selasa, 02 Februari 2010 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf melepas 982 fasilitator yang akan mendampingi rekonstruksi rumah warga korban gempa 2 September 2009. "Setiap satu orang fasilitator mengawasi 10 Kelompok Masyarakat," katanya usai seremoni pelepasan itu di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (2/2).

Para fasilitator ini akan bekerja mendampingi sekaligus mengawasi pengerjaan pembangunan rumah korban gempa yang dananya diberikan pemerintah melalui Pokmas. Tiap kelompok terdiri dari 20 sampai 25 keluarga. Dede memakaikan rompi BPBD menandai mereka mulai bisa bekerja.

What’s quaking, what’s shaking?
By Jerry Mazza
Online Journal Associate Editor
Feb 2, 2010, 00:25

An article by Holly Deyo on rense.com raises the question Did An 8.6 Quake Hit China? Her lede reads, “Something occurred in China yesterday [January 27, 2010], something that may have been a magnitude 8.6 quake.’

She went to say, “We don’t know what happened yesterday but two seismic monitoring stations some 1,300 miles apart both reported an 8.6 earthquake in China. Maybe it was a weapons test.” Whose weapons, theirs or ours? “Dirty boys with dirty toys,” as someone commented who sent me this report.

Page last updated at 17:14 GMT, Tuesday, 26 January 2010
How does Haiti differ from post-tsunami Aceh?

The last international disaster on the scale of the January earthquake in Haiti was the tsunami that devastated coastlines across Asia in 2004. The death toll in the territory of Aceh in Indonesia was similar to that in the Haitian capital, Port-au-Prince.

The BBC's International Development Correspondent David Loyn, who reported from both towns, looks at the differences in the international response.

Within days of the tsunami hitting Aceh, on the northern tip of the island of Sumatra in Indonesia, an Australian army combat engineering battalion had landed with a large force of trucks, earth-moving equipment, and water purification systems.

(AFX UK Focus) 2010-02-02 04:38
REFILE-Indonesia tourist arrivals up in 2009, spending down

JAKARTA, Feb 2 (Reuters) - Overseas tourist arrivals in Indonesia edged up 1.4 percent to 6.32 million in 2009, data showed on Monday, but the fallout of the global economic crisis meant they spent less in the Southeast Asian country.
The statistics bureau said overall spending by overseas tourists fell about 13.7 percent to $6.3 billion last year.

"The drop in spending may indicate that the visitors were mostly from neighbouring countries who usually stay for a short period of time. Tourists from far away countries preferred to go to their neighboring places to cut their holiday spending," said Yanti Sukamdani, chairwoman of Indonesia's hotel association.

Antisipasi Bencana, BPBD Jatim Bangun Jaringan Komunikasi
Selasa, 13 Oktober 2009 14:00

Kapanlagi.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur akan membangun jaringan komunikasi terpadu untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.

"Kami sedang meminta masukan dari badan dan instansi, baik pemerintahan, kepolisian, maupun pihak swasta soal rencana pembangunan jaringan komunikasi tentang penanggulangan bencana, baik sebelum maupun sesudah bencana terjadi," kata Kepala BPBD Jatim, Haryogi, di Surabaya.

Manggarai Dilanda Hujan dan Angin Kencang
Ditulis oleh Hans  
Wednesday, 20 January 2010 20:35

Ruteng, NTT Online - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan ini di Kabupaten Manggarai telah menyebabkan sebuah sekolah yakni SDN Lengor, Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara rusak parah.

Selain itu, dilaporkan beberapa rumah warga di kecamatan Rahong Utara, Wae Rií dan Satar Mese juga mengalami kerusakan akibat dierjang angin kencang yang disertai hujan deras. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

No accurate prediction of disaster, says expert
Tue, Feb 02, 2010
New Straits Times
   
Earthquakes cannot be predicted with accuracy and certainty. Geophysics and Tsunami Department director Dr Mohd Rosaidi Che Abas says, however, that seismic agencies around the world are able to compile statistical estimates and probabilities of an earthquakes based on past records.

"But such forecast is very general covering a long period and a large area. It is arrived at by analysing the stress that builds along the fault lines of subduction zones."

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
2 + 12 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.